Wajo

Bukan Hanya Lantik KJI, Edy Basri Juga Ungkap Alasan Wajo Layak Diapresiasi

7
×

Bukan Hanya Lantik KJI, Edy Basri Juga Ungkap Alasan Wajo Layak Diapresiasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Wajo — Ketua Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulawesi Selatan, Edy Basri, memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Wajo saat melantik Pengurus Daerah KJI Wajo periode 2026–2029 di Gedung Islamic Center Sengkang, Senin (15/6/2026).

Oplus_16908288

Di hadapan Bupati Wajo Andi Rosman, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, dan insan pers, Edy menilai Wajo merupakan salah satu daerah yang menunjukkan ketangguhan dalam menjaga laju pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah.

banner 300x600

Menurutnya, sejumlah capaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Wajo menjadi bukti bahwa daerah berjuluk Bumi Lamaddukelleng tersebut memiliki kemampuan beradaptasi dan terus berkembang.

“Saya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wajo. Berbagai capaian yang diraih menunjukkan bahwa Wajo adalah daerah yang memiliki daya tahan dan kemampuan untuk terus tumbuh,” ujar Edy.

Salah satu prestasi yang disorot adalah keberhasilan Pemkab Wajo meraih **Juara I kategori Creative Financing tingkat kabupaten** pada ajang yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan yang diumumkan di Hotel Claro Kendari pada 29 Mei 2026 itu mengantarkan Kabupaten Wajo memperoleh insentif sebesar Rp3 miliar.


Bagi Edy, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, melainkan bukti bahwa pemerintah daerah mampu menghadirkan inovasi dalam mendukung pembiayaan pembangunan.

Tak hanya itu, Edy juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Wajo yang berada di atas rata-rata banyak daerah di Sulawesi Selatan. Pada tahun 2025, Wajo menempati posisi ketiga tertinggi di Sulsel dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 7,19 persen.

Sementara pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Wajo tercatat sebesar 6,97 persen. Meski berada di peringkat ke-14 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, angka tersebut masih melampaui sejumlah daerah besar seperti Kota Makassar dan Kota Parepare.

“Data ini menunjukkan bahwa Wajo merupakan daerah yang resilien. Di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah, Wajo tetap mampu menjaga pertumbuhan dan menunjukkan kinerja yang positif,” katanya.

Apresiasi tersebut disampaikan Edy dalam rangkaian pelantikan Pengurus Daerah KJI Wajo periode 2026–2029. Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa Wajo memiliki posisi istimewa dalam perjalanan organisasi KJI karena menjadi kabupaten pertama di Sulawesi Selatan yang resmi memiliki kepengurusan daerah.

Karena itu, Edy berharap semangat kemajuan yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Wajo juga dapat menjadi inspirasi bagi KJI Wajo dalam membangun organisasi yang profesional, produktif, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat.

“Wajo hari ini tidak hanya menjadi contoh dalam pembangunan daerah, tetapi juga menjadi daerah pertama yang mengawali perjalanan KJI di tingkat kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Ini sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar,” tutupnya.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *